6 Orang Dosen IESP Menempuh Studi Doktoral

Menurut Kajur IESP, DR. H. Ahmad Yunani, M.Si, dosen tetap di jurusan IESP berjumlah 26 orang, 3 orang sudah berpendidikan Doktoral dan 6 orang diantaranya masih menempuh studi doktoral. Sisanya 17 orang bergelar magister

IESP Lakukan Tracer Studi 2015 Secara Online

Menurut ketua tim tracer studi IESP, Ali Wardhana, M.Si, "ada yang berbeda pada pelaksanan Tracer Studi di tahun2015 ini. Bila sebelumnya pelaksanan tracer studi hanya menggunkan media offline tapi kini telah ditambahkan dengan media online.

Tracer Studi Alumni

Kepada Para Alumni Jurusan IESP yang kami hormati, Peningkatan kinerja pembelajaran dan kualitas lulusan merupakan tujuan yang selalu kami inginkan. Untuk itulah kami melalukan studi penelusuran alumni. Dan kami berharap Bapak/Ibu dan rekan-rakan alumni dapat meluangkan waktunya mengisi kuesioner di bawah ini. Atas bantuan dan waktu yang diluangkan kami ucapkan banyak terima kasih.

Historia HIMIESPA

Awalnya diadakan perkumpulan komti masing2 angkatan, hasil dari pembahasan tersebut, maka terbentuklah Himpunan Mahasiswa Jurusan IESP, atau HIMIESPA.

IESP Laksanakan Rapat Koordinasi Borang Akreditasi

Pada tanggal 11 Januari 2015 jam 10.00 wita di ruangan jurusan IESP dilakukan rapat koordinasi panitia borang prodi, langsung dipimpin oleh ketua jurusan DR. H. Ahmad Yunani, M.Si. Dalam rapat tersebut dibahas tentang koordinasi pengerjaan borang akreditasi prodi periode 2016-2021.

Tampilkan postingan dengan label Himiespa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Himiespa. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Oktober 2015

Temu Alumni IESP (1970-2014)


Himiespa akan mengadakan kegiatan temu alumni jurusan ekonomi umum/IESP pada tanggal 5 desember 2015. Kegiatan meliputi jalan santai bersama dan dialog alumni

Bagi para alumni jurusan ekonomi umum dan IESP diharapkan dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dan tentunya ini menjadi ajang silaturahmi setelah lama berkecimpung di dunia kerja.



Economic Solutions 2015

Himpunan Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (HIMIESPA) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lambung Mangkurat menyelenggarakan suatu rangkaian kegiatan yang bernama Economic Solutions (ECSOS) 2015 yang terdiri dari Seminar Nasional, Bazar Ekonomi Kreatif, Lompa Paper Nasional dan Company Visit dengan grand thema "Peran Ekonomi Kreatif Dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia Guna Menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean 2015".

Untuk Seminar Nasional hadir sebagai pembicara adalah DR. Mudrajat Kuncoro, Dosen FEB UGM. Tema seminar adalah "Pengembangan ekonomi kreatif dalam mewujudkan stabilitas dan pertumbuhan perekonomian indonesia untuk menyongsong masyarakat ekonomi ASEAN 2015"
yang di selenggarakan pada hari kamis, tanggal 1 oktober 2015

Foto Bersama Pak Mudrajat dengan Panitia seminar


Rangkaian kegiatan ECSOS 2015 kedua yang siselenggarakan pada tanggal 2 Oktober 2015 bertempat di gedung baru lantai 3 FEB Unlam adalah adalah lomba paper nasional dengan sub theme: "Peran Ekonomi Kreatif dalam Pembangunan Ekonomi Indonesia Guna Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015". Bertindak sebagai juri adalah DR. H. Ahmad Yunani, M.Si, Syahrituah Siregar, SE, MA dan Ali Wardhana, SP, MSi.
Adapun daftar peringkat juara pada  lomba paper nasional ecsos 2015 adalah:
1.Universitas Airlangga
dengan anggota ketua tim : Andika Ramadanu dan anggota :Billi Purwocaroko, Ariska Oktavia
2. Univeristas Mulawarman
dengan ketua tim; Herlina Nanada Prastiwi dan anggota tim : Iis Wulandari
3. Universitas Lambung Mangkurat
Muhammad Sailudin (IESP)

Rangkaian kegiatan yang lain adalah kunjungan ilmiah ke Workshop PPBP Kabupaten Banjar pada hari sabtu, 3 Oktober 2015 dengan jumlah peserta yang terdiri dari Panitia dan mahasiswa Himiespa seluruh Indonesia peserta kegiatan ECSOS 2015.


Kunjungan tersebut di sambut hangat oleh Kepala Workshop dan Kepala Bidang ILMEA mewakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Banjar. Para mahasiswa dijelaskan tentang sejarah perkembangan batu permata batu mulia di Kabupaten Banjar , peran aktif Pemda Banjar sekaligus proses pembuatan batu permata melalui alat-alat produksi yang terdapat di workshop PPBP.

Antusias para mahasiswa begitu besar dilihat dari beberapa pertanyaan yang diajukan kepada para operator produksi/perajin dilanjutkan dengan mencoba langsung dalam hal mengolah batu mentah menjadi batu permata yang siap dijual.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkenalkan usaha ekonomi kreatif berupa kerajinan batu permata batumulia yang terdapat di Kalimantan Selatan khususnya di kabupaten Banjar. Setelah di workshop PPBP kunjungan dilanjutkan ke pasar Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura guna melihat langsung pasar batu permata yang terbesar di Indonesia.